Bandung Barat (15/02). Bukan perkara mudah bagi pelaku usaha ritel dalam menjajakan produk usahanya. Dibutuhkan keahlian khusus dalam memaksimalkan pemasaran produk usaha ritel. Salah satu upayanya dengan menganalisa barang kebutuhan pasar yang paling banyak diminati konsumen atau produk fast moving. Hal tersebut terbukti mampu meningkatkan pendapatan usaha warung ritel.

Salah satu saudagar Zmart binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS, Imas Jubaedah (41th) berlokasi di kp. Babakan Rohmat 004/002, Ds. Cimareme, Kec. Ngamprah, Kab. Bandung Barat, kini telah menerapkan penataan produk fast moving di tempat yang mudah di jangkau oleh konsumen. Hal tersebut terbukti ampuh menaikkan omzet hariannya hingga 650.000,-.

Imas mengungkapkan bahwa ia memiliki keinginan untuk menambah item barang yang disukai konsumen lainnya seperti sayur dan minuman seduh. Namun Jubaedah mengurungkan niatnya lantaran sudah banyak pesaing lainnya di produk usaha tersebut dan memilih untuk berbagi rezeki dengan tetangga dalam dunia usaha.

“Sejauh ini barang yang paling banyak disukai konsumen di warung saya masih berkisar antara minuman, jajanan anak-anak dan kebutuhan rumah tangga. Saya juga jualan gorengan dan nasi kuning sebagai sampingan karena lokasi warung Zmart saya dekat dengan pabrik dan menjadi tempat sarapan karyawan saat jam istirahat” ujar Imas.

Melalui pendampingan yang dilakukan, BAZNAS akan terus mendampingi mustahik binaanya sesuai dengan silabus program yang telah dibangun, sehingga diharapkan pendapatan mustahik akan meningkat. Saudagar Zmart juga terus ditekankan akan pentingnya 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) setiap melayani konsumen.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

InovasiBerkaryaUntukUmat

LPEMBAZNAS

Zmart

Leave a Comment