Pembatan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di DKI Jakarta berupa pengurangan aktivitas masyarakat baik bekerja, sekolah ataupun beribadah kembali dilakukan. Hal ini tentunya menyebabkan penurunan daya beli bagi para pelaku UMKM yang bertumpu pada aktivitas masyarakat yang lalu lalang.

Hal demikian juga dialami oleh Toto (30) pedagang siomay binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS. Toto tampak sedang melayani pembeli dari jamaah masjid yang datang saat dikunjungi pendamping Program Mustahik Pengusaha LPEM BAZNAS, Kevin Arthur di tempat usahanya, di depan Masjid At-Taibin. Senen, Jakarta Pusat, (18/09).

Keadaan pandemi seperti sekarang sangat berpengaruh kepada usaha Toto. Hal ini karena konsumen utama Tota berasal dari jamaah mesjid yang berasal dari kementrian keuangan dan kantor swasta yang berada di sekitar Mesjid Attaibin. Saat ini, jamaah mesjid mengalami pengurangan yang cukup drastis karena anjuran Work Form Office (WFH).

Tidak ingin menyerah dalam keadaan demikian, Toto kini melakukan inovasi dengan hadir di layanan pesan antar makanan online. Tak tanggung-tanggung beliau hadir di dua aplikasi food delivery terbesar di Indonesia yaitu Go Food dan Grab Food untuk meningkatkan konsumen siomanya. Toto menuturkan harapanya dengan hadirnya Siomay Attaibin di platform Grab Food dan Go Food ini dapat meningkatkan penjualan di tengah pandemi.

“Di tengah pandemi seperti ini, Alhamdulillah Siomay Attaibin masih bisa bertahan diantara para pedagang yang sudah berhenti berjualan. Saya memang senang berinovasi supaya usaha saya semakin berkembang salah satunya dengan hadir di aplikasi Go Food dan Grab Food.” Ujarnya.

Senada dengan Toto, Kevin selaku pendamping UMKM binaan LPEM BAZNAS menuturkan bahwa menggandeng teknologi merupakan kunci utama keberhasilan UMKM agar bertahan di tengah pandemi. “Keadaan dimasa pandemi Covid 19 seperti sekarang membuat masyarakat banyak beraktifitas dirumah. Tentunya hal ini berdampak juga pada pelaku UMKM yang menjajakan usahanya di luar. Menggandeng teknologi dengan salah satunya hadir di layanan Go Food dan Grab Food adalah inovasi yang harus dilakukan pelaku UMKM agar bertahan dengan keadaan ini. Pendamping selanjutnya mendorong Toto untuk perbaikan packaging agar konsumen nyaman dan kembali membeli”. Ujar Kevin

Toto merupakan salah satu pelaku UMKM binaan BAZNAS yang tergabung dalam kelompok At-Taibin Berkah. Selain memberikan bantuan modal usaha, pendampingan yang dilakukan BAZNAS juga mendorong mustahik agar meningkat secara ekonomi, sosial dan skil.

#BAZNAS
#LPEMBAZNAS
#MustahikPengusaha
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment