Garut (16/02). Ucapan syukur alhamdulillah, dilantunkan anggota Kelompok Petani Kopi Giri Mekar binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS di Ds. Cikandang, Kec. Cikajang, Kab. Garut. Pasalnya mereka sambut berdirinya rumah jemur kopi sebagai media percepatan proses pengerikan kopi dengan kapasitas 500 kg cery kopi dalam sekali jemur.

Yaya (68th) ketua kelompok Giri Mekar binaan BAZNAS mengungkapkan bahwa dengan berdirinya rumah jemur, proses pengeringan cery kopi akan berjalan maksimal. Walaupun diguyur hujan, proses pengeringan akan tetap berjalan.

Rumah jemur kopi seluas 25 meter persegi dibangun dengan pondasi permanen serta memanfaatkan media bambu sebagai tiang dan kontruksi bangunan. Penggunaan plastik UV sebagai pelindung tanaman agar tidak cepat rusaak saat terkena sinar matahari sekaligus pelindung pada saat hujan. Petani kopi membangun meja dengan 2 tingkatan serta memanfaatkan kayu kaso dan jaring sebagai penompang cery kopi.

“Alhmdulillah fasilitas ini sangat diharapkan sejak dulu, ini akan sangat membantu kelompok kami untuk bisa mengolah cery kopi menjadi gabah. Hal ini mampu meningkatkan nilai tambah dari hasil panen kami yang sebelumnya hanya dijual dalam bentuk cery kopi dengan harga yang relatif murah” ujar Yaya.

Saat ini, petani kopi sedang melakukan penjemuran kopi di rumah jemur yang merupakan hasil uji coba dari mesin pulper dengan hasil yang sangat memuaskan. Musim panen kopi diperkirakan akan dilaksanakan pada 1 – 2 bulan yang akan datang.

Rumah jemur kopi merupakan bentuk pengembangan usaha yang dilakukan BAZNAS dalam membangun kemandirian mustahik. Nantinya petani kopi binaan BAZNAS bukan hanya menjual kopi dalam bentuk cery, akan tetapi mampu menjual dalam bentuk gabah kopi dengan harga yang tinggi.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

InovasiBerkaryaUmat

BAZNAS

LPEM

LumbungPangan

Leave a Comment