Senin (04/05), Menghadapi era industri 4.0, Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS terus melakukan inovasi dalam hal pemberdayaan zakat, dimana sejak Januari 2020 lalu melalui program Mustahik Pengusaha telah meluncurkan program pelatihan digital marketing. Pasca pelatihan yang dilaksanakan di Purbalingga peserta kemudian diberikan modal usaha untuk menjalankan bisnis online melalui iklan di Facebook.

Salah satunya adalah Badrutamam (22) salah satu peserta asal Ciputat Timur, Kec. Utan Kyu, Tangerang Selatan, yang aktif mengikuti rangkaian pendampingaan yang dilakukan oleh LPEM BAZNAS dimana sejak pertama kali beriklan menjual produk berupa sarung kursi mobil kurang dari satu bulan omsetnya sudah tembus lebih dari 4,5 juta rupiah.

Sebagai peserta binaan Tamam telah menerapkan ilmu yang didapat selama pelatihan dan mendapat bimbingan dari mentor yang disediakan oleh LPEM. Pasang surut semangat dan bahkan ketidakpercyaan diawal mengenai prospek bisnis online telah dia lewati sampai sekarang.

Tamam merupakan salah satu mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang tengah menjalani kuliah semester akhir selain statusnya sebagai mahasiswa Tamam juga merupakan pengurus mushola disebelah kampus UIN ia sengaja tinggal di Mushola sejak 3 tahun lalu tepatnya setelah keluar dari asrama pesantren mahasiswa.

Sebagai mahasiswa perantau ia sangat menerapkan pola hidup hemat agar tetap bisa survive menjalani kuliah sehingga pilihannya menjadi pengurus mushola menjadi solusi mengurangi biaya kos. Tamam sengaja menrantau dari Madura ke Ciputat semata-mata untuk menimba ilmu di bangku kuliah dan melalaui program pelatihan digital marketing LPEM BAZNAS telah membuat ia semakin produktif bukan hanya sebagai mahasiswa, pengurus mushola juga sebagai pebisnis online.

#BAZNAS
#LPEMBAZNAS
#MustahikPengusaha
#DigitalMarketing
#PemberdayaanZakat
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment