Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS melalui program Zmart berupaya meningkatkan eksistensi dan kapasitas usaha ritel mikro untuk mengatasi kemiskinan di wilayah urban/perkotaan. Bentuk intervensi yang diberikan kepada warung tersebut secara umum yaitu berupa penambahan modal usaha, penguatan branding dan pemberian peralatan warung, serta perbaikan manajemen usaha melalui pendampingan intensif yang dilakukan melalui pertemuan rutin kelompok dan pendampingan personal dengan metode mentoring dan coaching.

Hingga saat ini, Zmart telah berdiri di 1.304 titik yang tersebar di 10 provinsi dan 28 kabupaten/kota se-Indonesia. Zmart di Provinsi Jawa Barat sendiri telah ada di 531 titik. Tersebar di 13 kabupaten/kota yaitu Depok, Kota & Kab. Bogor, Kota & Kab. Bekasi, Kota & Kab. Bandung, Kabupaten Garut, Indramayu, Sukabumi, Karawang, Kuningan, dan Bandung Barat.

Saat ini telah terealisasi 25 Saudagar Zmart di Kabupaten Bandung Barat, yang tersebar di 15 Desa dan 4 Kecamatan yakni Kecamatan Padalarang, Ngamprah, Cipatat, dan Cisarua. Adapun kondisi Saudagar Zmart secara umum yang telah didampingi selama 3 bulan ini mulai menunjukkan perkembangan. Omzet harian usaha yang berangsur meningkat, display produk yang rapi dan tertata baik, peningkatan pelayanan dan pencatatan omzet harian usaha juga sudah dijalankan oleh seluruh saudagar Zmart.

Peresmian 25 saudagar Zmart dari 50 saudagar yang akan diinisiasi di tahun ini dilaksanakan di warung Saudagar Erni Fitriani (43th), Kp. Cinta Laksana, Ds. Gunung Masigit, Kec. Cipatat, Kab pada Selasa (02/03. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, S.ag M.si, Bupati Kab. Bandung Barat, H. Umbara, S.ip, Ketua BAZNAS Kab. Bandung Barat, Drs KH. Hilman Farid, Kepala LPEM BAZNAS, Deden Kuswanda.

Pimpinan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, S.ag, M.si menuturkan bahwa program Zmart adalah sebuah program pemberdayaan untuk membantu para pengusaha warung retail dalam menjalankan usahanya, bantuan yang diberikan berupa branding equipment, pengadaan barang dan pendampingan dengan harapan agar para mustahik ini nantinya bisa tumbuh dan berubah menjadi muzaki.

“Tegakkan syariat zakat untuk seluruh kalangan, dan bagaimana zakat terasa untuk fakir miskin, zakat terasa hadir di tengah masyarakat dan didukung oleh pemerintah. Ada 4A yang didengungkan BAZNAS RI dalam pendistribusian yaitu (1) aman syar’i sesuai asnaf, aman regulasi sesuai undang undang zakat, aman distribusi sesuai target asnaf dan terakhir aman NKRI.” tutur Pimpinan BAZNAS di akhir sambutannya.

Diharapkan kepada semua saudagar Zmart binaan BAZNAS agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembinaan dari program Zmart sehingga selain meningkatkan kondisi ekonomi, secara beriringan juga meningkatkan iman dan taqwa, serta jiwa sosialnya.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

InovasiBerkaryaUntukUmat

LPEMBAZNAS

Zmart

Leave a Comment