Depok (04/01). Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS melalui Program Mustahik Pengusaha terus mengembangkan usaha mustahik binaanya dengan pengembangan kualitas kemasan, mendaftarkan Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) dan Legalitas Halal Produk.

LPEM BAZNAS bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mendaftarkan produk mustahik binaannya memperoleh sertifikat halal produk, sehingga nantinya produk produk binaan LPEM BAZNAS dapat bersaing dan terjamin kehalalan produknya.

Saat ini, telah dilaksanakan kunjugan dari Kepala Pusat (Kapus) Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal (PPJPH) BPJPH, yakni Ibu Hj. Siti Aminah kepada Rustiana (49) pelaku usaha Jus dan Sirup Belimbing, nerupakan mustahik binaan BAZNAS dari kelompok Ben Mulyo Amanah di Sawangan Baru, Kec. Sawangan, Kota Depok, dalam rangka tindak lanjut pengajuan sertifikat halal produk kepada pelaku UMKM yang telah mengikuti Pelatihan Penyelia Halal di Bogor pada Desember 2020.

Kegiatan dimulai dari pengecekan kualitas bahan baku produk apakah sudah mendapatkan legalitas halal, proses produksi dan pengemasan sudah menerapkan SOP yang berlaku. Dilanjutkan menanyakan legalitas usaha yang dimiliki seperti NIB, IUMK, PIRT, hingga Izin BPOM dan diakhiri dengan sosialisasi proses dalam pengajuan sertifikat halal melalui BPJPH.

“Para pelaku UMKM yang akan mengajukan sertifikat halal dari BPJPH Kemenag RI, harus memiliki legalitas Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) ataupun Izin Makanan Dalam (MD) terlebih dahulu.” ujar Kapus PPJPH.

Kedepannya, LPEM BAZNAS akan membantu seluruh mustahik binaan dalam melengkapi persyaratan dan perizinan yang dibutuhkan sehingga dapat mendaftarkan produknya pada sertifikasi halal produk.

#BAZNAS
#LPEM
#MustahikPengusaha
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment