Garut (24/03) Sebanyak 10 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) “Putri Sawargi” binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS di Ds. Sukawargi, Kec. Cisurupan, Kab. Garut, terapkan proses kontroling ketersediaan stok dan kualitas kemasan sirup lemon.

Reni (40th) ketua KWT mengungkapkan bahwa proses kontroling sangat penting dalam dunia industri khususnya pada industri makanan dan minuman. Hal tersebut dikarenakan demi menjaga kualitas produk. Pasalnya produk KWT ini belum menggunakan botol kemasan khusus yang dibuat sesuai brand “Silegar”, jadi sering kali suplier dari beberapa tempat berbeda mendapatkan jenis botol berbeda.

KWT Putri Sawargi dengan brand minuman sari lemon “Silegar” diketahui mampu memproduksi setidaknya 20 dus dalam sehari, dimana satu dus berisikan 20 botol dengan ukuran 250 ml. Rencananya pada Ramadhan nanti, KWT Sawargi akan memaksimalkan penjualan ditingkat distributor dan reseller, serta menjual langsung ke rumah makan sebagai kebutuhan buka puasa.

Sebelum botol digunakan, ada beberapa tahapan yang dilakukan oleh anggota kelompok dalam menjaga higienitas botol, yakni dilakukan penyortiran atau memisahkan botol berlubang dan rusak akibat proses pengiriman botol. Selanjutnya botol akan dicuci dengan air hangat dengan tujuan membunuh bakteri, tidak berbau plastik dan membuang kotoran maupun debu.

Kegiatan ini menjadi Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengolahan jeruk lemon di KWT Putri Sawargi. Semoga dengan SOP yang berlaku di KWT Sawargi mampu meningkatkan daya jual produk sirup lemon di masyarakat.

BadanAmilZakatNasional
PilihanPertamaPembayarZakat
LembagaUtamaMenyejahterakanUmat

InovasiBerkaryaUntukUmat

LPEMBAZNAS

LumbungPangan

Leave a Comment