Jakarta (5/2). Pencatatan keuangan menjadi hal dasar yang harus dimiliki setiap pelaku usaha. Tujuannya adalah sebagai pengetahuan besarnya keuntungan dan kerugian serta untuk mengetahui setiap transaksi yang dilakukannya.

Seperti yang dilakukan Puji Lestari (41th), Saudagar Zmart binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS di Jl. H.Salim II, Rt/Rw 004/001, Kel. Gandaria Utara, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berkat adanya pencatatan keuangan ia mampu meraup omzet usaha hingga sebesar 1,2 juta perhari.

Hal ini terungkap saat pendamping program Zmart BAZNAS menemui Puji Lestari di lokasi Zmart miliknya. Wanita yang sering disapa dengan panggilan Ibu Puji menunjukkan buku catatan keuangan miliknya kepada pendamping program. Puji mengungkapkan bahwa dengan adanya pelatihan dari BAZNAS terkait materi pengelolaan keuangan, kini ia dapat mengetahui alur penghasilan tiap harinya yang ia dapat.

“Alhamdulillah, pendampingan dari BAZNAS sangat membantu saya, seperti materi pengelolaan keuangan sehingga saya mengetahui alur penghasilan yang didapat. Karena sebelum mendapatkan pendampingan, saya tidak pernah tau alur pendapatan warung yang didapat.” ujar Puji

Selain karena tertibnya pencatatan keuangan, ada hal lainya yang menyebabkan naiknya omzet di Zmart miliknya. Salah satunya dengan adanya penjualan Payment Point Online Bank (PPOB) dimana ia tidak memiliki pesaing usaha layanan transaksi seperti ini. Usaha ritelnya saat ini memiliki pengaruh yang cukup signifikan dan tidak adanya penurunan dari segi usaha ritel miliknya.

Di sisi lain, melalui pendamping program BAZNAS, Puji diberikan buku tabungan dan kartu anggota Koperasi Saudagar Ritel Indonesia (SRI) sebagai bukti bahwa ia telah resmi menjadi anggota koperasi SRI dan siap mengikuti program koperasi untuk kemajuan bersama.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

InovasiBerkaryaUntukUmat

LPEMBAZNAS

Zmart

Leave a Comment