Karawang (03/03). Sebanyak 3 petani binaan program Lumbung Pangan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS melakukan kunjungan ke Penggilingan Padi (PD) Cilamaya Hilir yang telah dikelola oleh kelompok tani di Ds. Cilamaya Hilir, Kec. Blanakan, Kab. Subang, dengan tujuan pembelajaran kelompok tani dalam proses pengelolaan penggilingan padi.

Kegiatan kunjungan bermula pada diskusi antara kelompok tani binaan BAZNAS bersama ketua Koperasi Bagja, Haji Toni dalam pengembangan usaha pengeringan dan penggilingan padi secara efektif. Selanjutnya perwakilan sebanyak 3 petani binaan BAZNAS diizinkan untuk mengunjungi PD milik Haji Toni sebagai media pembelajaran petani binaan BAZNAS.

Kunjungan menjadi hal yang sangat ditunggu oleh sebagian besar petani, karena rasa penasaran petani terhadap ilmu penggilingan yang dikelola secara efektif dan setiap alur prosesnya. Petani merasa tertarik atas metode pengeringan yang telah diterapkan oleh PD Cilamaya Hilir menggunakan bahan bakar sekam, akan tetapi selama ini petani hanya mengetahui bahwa bahan baku pengering adalah kayu bakar, minyak atau gas.

Sekam padi merupakan limbah pertanian yang dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar, sehingga menghemat biaya pengeluaran untuk pembelian bahan bakar lainnya. Menurut pengelola PD Cilamaya Hilir, metode ini menjadi metode pengering yang cukup efektif karena panas bisa dikontrol dengan baik.

Asep (44th) salah satu petani mengungkapkan harapannya atas kenginginannya mempunyai penggilingan yang mampu dikelola oleh kelompok tani BAZNAS sehingga dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi keluarga petani BAZNAS.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterahkan Umat

InovasiBerkaryaUmat

LPEMBAZNAS

LumbungPangan

Leave a Comment