Garut (05/03). 10 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) “Putri Sawargi” binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS di Ds. Sukawargi, Kec. Cisurupan, Kab. Garut, terapkan sortasi kualitas jeruk dalam pengelolaan minuman lemon.

Sortasi jeruk lemon dilakukan sebelum proses pencucian dan pemerasan jeruk lemon yang bertujuan menjaga kualitas hasil olahan agar lebih fresh dan tidak adanya perubahan rasa alami jeruk lemon. Buah yang disortir merupakan buah dalam keadaan busuk dan buah belum matang sempurna atau keras. Proses sortiran jeruk dilakukan secara manual, dengan memaksimalkan sumber daya manusia mereka.

Setelah penyortiran jeruk lemon dilakukan, masuk pada tahap pencucian. Pencucian dilakukan untuk membuang debu dan kotoran lainnya yang menempel pada kulit jeruk sehingga pada tahap berikutnya yakni pemerasan dapat dilakukan dengan kulitnya agar tidak mengurangi nilai gizi yang terkandung didalam buah jeruk lemon.

Tita Satina (37th) salah satu pengelola jeruk lemon binaan BAZNAS mengungkapkan bahwa hasil panen jeruk lemon dari petani sekitar sedang melimpah, maka proses penyortiran jeruk lemon akan sangat selektif demi menjaga kualitas hasil olahan.

“Pengolahan jeruk lemon ini menjadi sumber pendapatan kami sehingga dapat membantu perekonomian keluarga, proses-proses ini kami olah dengan berusaha menjaga kesterilan tempat dan alat, menjaga kualitas produk, dan mempertahankan rasa dan menjaga kepercayaan konsumen,” Uujar Tita.

Diketahui, KWT Putri Sawargi mendapatkan omzet bulanan pada Februari 2021 lalu hingga mencapai 47.500.000. Semoga dengan adanya standar operasional prosedur dalam pengelolaan minuman lemon, mampu meningkatkan kualitas minuman lemon.

BadanAmilZakatNasional
PilihanPertamaPembayarZakat
LembagaUtamaMenyejahterakanUmat
#InovasiBerkaryaUntukUmat
#LPEMBAZNAS
#LumbungPangan

Leave a Comment