Jakarta (03/03). Optimisme yang tinggi tergambarkan dari semangat Supriani (29th), seorang wanita single parent merupakan salah satu mustahik kopi sepeda binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS di Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat, yang kini tetap istiqomah dalam menjalankan usahanya.

Ani sapaan akrab Supriani biasa menjalankan usaha kopi pukul 10 pagi hingga pukul 5 sore. Sesekali beliau pulang ke rumah untuk menyediakan makanan bagi buah hatinya. Ani mengutarakan rasa syukurnya menjadi salah satu pedagang kopi sepeda binaan BAZNAS baik dalam segi bantuan modal hingga pendampingannya.

“Alhamdulillah semenjak menjalani usaha kopi sepeda ini saya jadi mencukupi dua buah hati saya, karena saya ini kan single parent jadi menjadi tulang punggung keluarga. Alhamdulillah Sehari hari penghasilan bersih bisa saya dapat sekitar Rp 70-120 ribu sehari. Baik dalam bentuk modal maupun pendampingan usaha yang telaten dalam mendampingi kami untuk peningkatan usaha seperti mengajari pencatatan keuangan, perputaran modal, serta pertemuan kali ini diajarkan bagaimana pentingnya menjaga kebersihan saat penyajian,” ujar Ani.

Diketahui bahwa Ani merupakan sosok Ibu yang loyal dalam mengikuti aktivitas pendampingan, terlihat dari perkembangan usahanya yang mulai meningkat dan serta perkembangan pada kemasan kopi yang dimilikinya. Ani berharap, semoga dengan awal yang baik bermula dari kopi sepeda, kedepannya Ani ingin membuka usaha Warung Kopi agar mampu maksimal dalam menjaga buah hati.

Kopi Sepeda merupakan salah satu program pemberdayaan yang berhasil memberikan dampak peningkatan ekonomi keluarga. Mustahik kopi sepeda merupakan masyarakat yang tergolong dalam asnaf miskin dengan kesulitan dalam mencukupi kebutuhan keluarga. Kopi sepeda ini akan terus diberikan pendampingan intensif dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

InovasiBerkaryaUntukUmat

LPEMBAZNAS

MustahikPengusaha

Leave a Comment