Pulo Gadung, Jakarta Timur (18/20). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) lakukan pendampingan kepada Pak Sugiyanto terhadap usaha Keripik Tempe “Dika” untuk meraih legalitas halal di Sudin Jakarta Timur yang sebelumnya telah memperoleh Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK).

LPEM BAZNAS memberikan bantuan pengembangan usaha dan pendampingan berupa modal usaha bahan baku, mesin sealer, dan pembuatan kemasan standing pouch. LPEM BAZNAS melalui pendamping program, Anwar Sugandi memberikan pendampingan perbaikan kulitas rasa, pemasaran, dan pendampingan memperoleh legalitas produk.

Saat ini, Pak Sugiyanto mampu memproduksi sebanyak 200 pcs keripik tempe setiap harinya dengan omzet rata-rata perhari sebesar Rp. 300.000,- berbeda yang sebelumnya hanya bias menjual 50-100 pcs per hari. Peningkatan ini dikarenakan adanya kemasan yang lebih menarik dan adanya varian rasa yang berbeda, sehingga pelanggan dapat memilih keripik tempenya sesuai seleranya. Dengan perbaikan kualitas ini produk Keripik tempe ‘Dika” Pak Sugiyanto telah dijual minimarket lokal di daerah Tambun, Bekasi

Kini untuk semakin meningkatkan produknya, Pak Sugiyanto, yang sebelumnya telah memperoleh legalitas Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), saat ini sedang mengikuti proses pengajuan Legalitas Halal dan kurasi. Proses ini juga mendapat dukungan penuh dari Sudin Jakarta Timur untuk membantu pengurusan legalitas ini

Pak Sugiyanto merasa sangat senang dengan adanya pendampingan yang dilakukan oleh LPEM BAZNAS, karena beliau dapat merasakan peningkatan omzet penjualannya dan berharap dapat segera menjadi muzaki.

Leave a Comment