Indramayu (24/02). Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS melalui program pengembangan usaha ritel Zmart, terus mengembangan potensi diri dalam meningkatkan sejahteraan usaha mustahik. Pengembangan terus dilakukan BAZNAS dengan memberikan edukasi seputar perhitungan modal dan laba di setiap produk.

Kastiri (40th) salah satu saudagar Zmart binaan LPEM BAZNAS di Blok Sunya, Desa Panyingkiran Kidul, Kec. Cantigi, Kab. Indramayu, merasa antusias atas apa yang telah ia pelajari tentang perhitungan modal dan laba dari BAZNAS. Kini Kastiri mendapatkan omzet harian dengan rata rata 495.000.- berkat pendampingan yang ia terima dari BAZNAS.

Saat ditemui oleh pendamping program BAZNAS, Kastiri mengungkapkan bahwa kini ia telah mendalami setiap modal usaha yang ia keluarkan dan berapa laba yang perlu Kastiri dapatkan, sehingga keuntungan atau laba yang ia peroleh lebih terukur dan akurat.

“Untuk mie instan sendiri Saya beli di harga 2400, lalu saya jual lagi dengan harga 3000, jadi laba yang saya dapat sebesar 600, sperti itu kan?.” ujar Kastiri kepada pendamping program BAZNAS.

Secara umum Kastiri sudah mengetahui perhitungan mana yang termasuk modal dan mana yang laba. Salah satu cara menjaga permodalan, yaitu dengan menabung atau menyisihkan dari keuntungan, semakin disiplin dalam menabung semakin kecil risiko gulung tikar/bangkrut.

Berbagai pelatihan telah Kastiri terima, dimulai dari manajemen keuangan, diversifikasi produk, planogram, hospitality, stock opname, persnoal branding, pengenalan media promosi dan masih banyak materi yang telah ia terima. Kini terlihat warung yang Kastiri tempati sudah terjaga kebersihan dan kerapihan tatanan produk yang ia jual.

“Alhamdulillah berkat mengikuti program Zmart saya merasakan perubahan, masukan dari pendamping telah saya jalankan. Sebelumnya saya sering malas untuk berjualan sekarang semangat dan tidak merasa iri terkait persaingan usaha yang saya alami.” ujar Kartini.

“Alhamdulillah untuk infaq harian saudagar Zmart terus lakukan walau tidak seberapa, saat ini saya menjalankan sedekah subuh berkat tausiyah dari Syekh Ali Jaber, jadi sedikit demi sedikit saya belajar dan alhamdulillah sekarang saya merasa tenang dalam menjalankan usaha.” sambung Kartini di akhir perbincangan.

Selain edukasi tentang pengembangan warung, BAZNAS turut memberikan edukasi seputar hubungan manusia kepada Allah SWT, hubungan antar manusia sebagai makhluk sosial dan juga hubungan terhadap menjaga alam dengan kebersihan dan melestarikan kehidupan.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

InovasiBerkaryaUntukUmat

LPEMBAZNAS

Zmart

Leave a Comment