Jakarta (15/07), Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS melalui program Mustahik Pengusaha memberikan edukasi seputar perkembangan usaha milik Kelompok Kopi Kampung yang dilakulan di Kedai D&M, Kedai kopi kampung milik Bang Ucer, di Jl. Cengkeh Kota Tua, Jakarta Utara.

Penguatan motivasi diiikuti sebanyak 5 orang barista binaan LPEM BAZNAS yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Pendamping Mustahik Pengusaha Kevin Arthur Herivo, menuturkan bahwa pertemuan kelompok yang dilakukan malam ini mengusung materi sharing dan motivasi usaha pasca pandemi.

“Berlangsungnya pandemi COVID-19 di Indonesia dari kurun waktu Februari sampai sekarang, membuat beberapa kedai kopi kampung tidak dapat beroperasi, baru setelah penerapan PSBB masa transisi membuat angin segar bagi mustahik barista kopi kampung untuk memulai kembali usahanya”. Imbuh Kevin.

Senada dengan Kevin, Suhadi atau yang di sapa Ucer, salah satu barista yang hadir dalam pertemuan kali ini, menuturkan bahwa pertemuan kelompok kali ini menumbuhkan motivasi satu sama lain antar barista kopi kampung.

“Saya pribadi sejauh ini baru beroperasi 2 minggu, karena kedai saya tidak dapat beroperasi yang notabenenya berada di kawasan wisata kota tua yang sementara ditutup. Alhamdulillah kedai D&M sudah mulai buka dan adanya pertemuan kelompok ini sebagai ajang sharing dan menguatkan satu sama lain.” Ujarnya

Disamping itu, seluruh mustahik kopi kampung tetap menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 dengan tetap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan sarung tangan dalam melayani konsumen mereka.

Kopi Kampung merupakan salah satu pemberdayaan ekonomi yang dinaungi LPEM BAZNAS melalu program Mustahik Pengusaha. Selain pendistribusian Alat Investasi dan modal, juga dilakukan pendampingan kepada penerima manfaat agar dapat memaksimalkan potensi dan pengembangan usaha yang dijalani.

#BAZNAS 
#LPEMBAZNAS
#MustahikPengusaha 
#SemestaKebajikanZakat 
#LekasPulihIndonesia

Leave a Comment