Pengrajin merupakan salah satu pekerja di sektor ekonomi industri dengan menghasilkan barang-barang kerajinan tertentu. Batik termasuk salah satu dari barang kerajinan yang dikembangkan oleh pengrajin batik menjadi industri batik. Batik menjadi komoditas daerah dan menjadikan masyarakat gemar terhadap batik, termasuk menjadi pengrajin batik sebagai mata pencaharian.

Tidak sedikit masyarakat yang menekuni usaha industri batik termasuk mustahik pengrajin batik binaan Lembaga Pembedayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS di Kampung Batik Cibuluh, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor, yang kini memproduksi batik khas Bogor.

Inovasi batik terus didorong oleh pendamping program BAZNAS dalam meningkatkan kualitas dan jangkauan pasar. Dorongan berupa motivasi untuk mengikuti setiap perlombaan desain motif batik serta pengawasan dalam produksi batik demi tingkatkan kualitas batik. Hal tersebut ditujukan untuk menambah eksistensi wisatawan terhadap produk batik yang dihasilkan di Kampung Batik Cibuluh.

Produksi batik kembali ditingkatkan dengan dimulainya banyak pertanyaan wisatawan yang sudah menunggu ingin berkunjung ke Kampung Bagik Cibuluh untuk melihat proses pembuatan batik Bogor. Pada (30/05) Kampung Batik Cibuluh mendapatkan kunjungan dari Dosen Universitas Kesatuan dan Bogor Hits. Sedangkan pada hari Selasa (2/6/2021) seorang Desainer yaitu Dany Rose beserta teman wartawan mengunjungi Kampung Batik Cibuluh untuk melihat dan mencari Batik yang cocok untuk di desain oleh Dany Rose.

Batik Bogor mulai eksis di mata desainer untuk mencoba membuat desain fashion batik Bogor. Harapan dari para pengrajin batik binaan BAZNAS dalam usaha batik adalah bisa meningkatkan perekonomian keluarga dan mengenalkan produk Batik Bogor ke masyarakat luas bahkan mancanegara.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

InovasiBerkaryaUntukUmat

LPEMBAZNAS

MustahikPengusaha

KpBatikCibuluh

Leave a Comment