Jakarta Timur (2/12). Kelompok “Manfaat Lele” yang terdiri dari 4 anggota merupakan peternak lele binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS yang berlokasi di Danau Buaran, Jatinegara, Jakarta Timur. Kelompok ini telah memanfaatkan bantuan yang diterimanya dengan pembangunan keramba, pembelian bibit dan pakan ikan.

Ahmad (59) selaku bendahara kelompok Manfaat Lele menerangkan tambahan modal yang diberikan melalui program LPEM BAZNAS dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memulai usaha lele yang sempat mengalami fase terburuk saat banjir di awal tahun 2020 lalu.

“Saya sudah disini selama 5 tahun menjalankan usaha ternak lele, sempat mengalami fase terburuk dimana saat banjir awal tahun 2020 lalu, ikan lele saya lepas semua dari keramba karena air danau meluap, mata pencaharian saya hanya dari lele ini. Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini, usaha lele kami mampu berjalan kembali.” ujar Ahmad

Pendamping program Mustahik Pengusaha BAZNAS, Arief Wibawa menjelaskan bahwa dana zakat yang diberikan kepada kelompok Manfaat Lele telah dibelanjakan untuk membeli bambu, keramba, benih lele sebanyak 20.000 ekor serta pangan lele yang akan didrop secara bertahap mengikuti perkembangan lele. Saat ini, telah dibangun 6 keramba dari rencana pembuatan sebanyak 10 keramba.

Pemberian pangan pelet dalam sehari dilakukan sebanyak 5 kali, agar meminimalisir lele memakan saudaranya sendiri yang berukuran lebih kecil karena sifat alaminya sebagai hewan kanibal. Nantinya akan dilakukan pengelompokkan sesuai dengan ukurannya. Lele budidaya saat ini sudah berusia 14 hari sejak penebaran benih di pertengahan bulan lalu, dengan target panen sebanyak 2 ton lele.

#BAZNAS
#LpemBAZNAS
#MustahikPengusaha
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment