Musim tanam berikutnya masih persiapan, bagi peternak lain mungkin jadi waktu beritirahat, tetapi bagi petani mustahik Kelompok Jawara Tani binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS, berkegiatan produktif jauh lebih baik dengan membudidaya ikan lele menjadi pilihan profuktif kali ini. Berlangsung di Kampung Tangsi, Desa Kampung Baru, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Kang Wandi (47), Ketua Kelompok Jawara Tani menuturkan bahwa dirinya sebagai petani merasa tidak betah, badan terasa pegal, dan jenuh. Biasanya setiap musim panen padi berakhir dirinya hanya berdiam diri dirumah, apalagi hampir dua bulan terakhir ini sangat padat dengan aktivitas panen dan pengadaan beras zakat fitrah.

“Setelah saya bermusyawarah dengan petani lainnya dan pendamping, akhirnya disepakati untuk melakukan budidaya ikan lele sebanyak 2.000 ekor lele yang ditebar di dua kolam dengan ukuran 2,5 x 3 meter”, terang Kang Wandi

Saat ini sawah milik petani sedang dilakukan proses pembersihan aliran irigasi dan mulai pengairan oleh Pemerintah Kecamatan Pamarayan dan Pengurus Besar Bendungan Ciujung Pamarayan yang tidak lama lagi akan selesai dan siap memasuki musim tanam.

Pendamping Program Lumbung Pangan LPEM BAZNAS, Muhammad Pirdaus menambahkan bahwa kegiatan ini sangat positif dan patut diapresiasi dengan apa yang sudah dilakukan oleh kelompok pimpinan Kang Wandi ini, pasalnya disaat menjelang musim tanam kedua ini mereka melakukan budidaya ikan lele dengan modal patungan, hasil keuntungan penjualan beras saat zakat fitrah lalu. Disaat petani lain sedang beristirahat dan menikmati hasil panen tapi petani Kelompok Jawara Tani melakukan aktivitas diluar kebiasaan yang mereka lakukan.

“Saya bangga dengan cara berfikir kelompok, sudah mulai terbuka dan berani mencoba hal-hal baru untuk mengisi waktu luang dan menambah nilai ekonomi. Saya juga berfikir dengan keterbukaannya pemikiran petani ini ada harapan besar, apalagi dengan potensi wilayah yang sangat menunjang, kedepan akan di dorong juga sistem pertanian terpadu dan agrowisata terintegrasi didalamnya terdapat ternak hewan, budidaya ikan, budidaya padi sawah, dan menjual hasil panen segar serta pasca panennya”, jelas Muhamad Pirdaus

Kegiatan ini tentunya diharapkan menjadi inspirasi bagi petani lain untuk terus melakukan aktivitas produktif dan menjadi bentuk diversifikasi usaha tani.

#LumbungPangan
#LembagaPemberdayaanEkonomiMustahik
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment