Jakarta (13/05), Tercatatnya Kelurahan Petamburan, Jakarta Pusat, menjadi salah satu kelurahan terbanyak kasus COVID-19 di Jakarta, menjadikan ancaman tersendiri bagi warga sekitar dan dituntut untuk menaikan kewaspadaan penularan COVID-19

Menyikapi hal tersebut, diantisipasi oleh Ibu Omi (46) yang merupakan pedagang nasi dan lauk pauk yang merupakan binaan program Mustahik Pengusaha BAZNAS, dengan selalu menggunakan masker, sarung tangan dan penyediaan alat sanitasi.

Bu Omi yang merupakan mustahik individu binaan BAZNAS, menggunakan masker dan sarung tangan untuk menjaga kualitas produk usaha yang dihasilkan. Hal ini dilakukan untuk menjaga higienisitas usaha beliau.

“Sejujurnya saya pribadi ketar-ketir ya mas, dengan yang terjadi di daerah saya Petamburan, namun apa daya harus tetap berdagang untuk mencukupi kebutuhan keluarga, yang jelas saya harus mengurangi resikon terpapar dengan sarung tangan dan masker ini. Selain untuk melindungi diri tentunya, juga untuk menjaga kebersihan usaha dagangan” katanya.

Senada dengan Bu Omi, melalui pendamping program Mustahik Pengusaha, Kevin Arthur Herivo menuturkan
“Tentunya dengan adanya pandemi COVID-19 kurang lebih selama 2 bulan di Indonesia ini, mempengaruhi keadaan ekonomi UMKM, saat ini mustahik memiliki resiko kelaparan dan terpapar virus. Hal ini perlu dipersiapkan upaya pencegahan dari seluruh pelaku usaha yg saat ini,” ujarnya

BAZNAS melalui program Mustahik Pengusaha, selain memberikan bantuan modal usaha kepada penerima manfaat program, sekaligus melakukan pendampingan intensif dan pengembangan usaha. Aspek peningkatan ketrampilan penjual dan kualitas produk serta kehigenisan usaha menjadi salah satu aspek yang di edukasi dari BAZNAS ke mustahik.

Harapanya dengan peningkatan kapasitas penjual dan kualitas produk, mampu menstimulus peningkatan usaha mustahik tersebut di masa pandemi COVID-19.


#BAZNAS
#LPEM
#MustahikPengusaha
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment