Senin (29/06), BAZNAS melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) memiliki salah satu program pemberdayaan UMKM mustahik di wilayah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, yang memiliki usaha cemilan sebagai oleh oleh khas Lombok.

Melalui pendampingan yang diberikan oleh BAZNAS, Fauzun mengungkapkan bahwa mustahik didorong untuk selalu berinovasi dalam pemasaran produk yang dibuatnya. Tidak terlewatkan produk “Cemilan Hidayah” yang merupakan produk dari Mineran (45) yang merupakan salah satu anggota pada kelompok Maju Berkah Lingsar yang berlokasi di Lombok Barat.

Sehari-hari ibu Mineran mampu memproduksi beberapa olahan cemilan. Adapun produk yang dihasilkannya berupa keripik dan olahan kue kering lainnya serta diberikan merek untuk usahanya berupa “Cemilan Hidayah”.

Baru- baru ini, produk ibu Mineran mulai dilirik dan diterima di toko oleh-oleh Kota Mataram. Hal ini tentu menjadi kabar gembira untuk ibu Mineran ditengah persaingan dengan beberapa rumah produksi lain yang sedang menunggu produknya diterima oleh toko oleh-oleh. Ibu Mineran mendapatkan permintaan sebanyak 40 Kg produknya untuk dapat dikirim pada setiap bulannya ke toko oleh-oleh.

Produk “Cemilan Hidayah” dapat lebih cepat diterima, karena telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang pembuatannya dibantu oleh pendamping program, produknya kini bisa diterima lebih dulu dari produk rumahan lain karena telah memiliki legalitas tersebut.

Rasa syukur terucapkan dari Ibu Minerah karena berkat perjuangannya serta bantuan usaha dari muzakki BAZNAS, kini ibu Mineran bisa memiliki NIB yang menjadi salah satu syarat agar produknya bisa diterima di toko oleh-oleh Kota Mataram.

#MustahikPengusaha
#BAZNAS
#CepatPulihIndonesia
#ZakatTumbuhBermanfaat

Leave a Comment