Jakarta (29/06), Sugiyanto pemilik usaha Kripik Tempe Dika binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS yang berlokasi di Jatinegara Pulo, Kecamatan Pulo gadung, Jakarta timur, kini telah memproduksi varian produk baru di usahanya, diantaranya kripik pisang, kripik opak singkong dan kripik bayam.

Sebelumnya Sugiyanto berinovasi dengan membuat produk andalannya kripik tempe dika dengan berbagai ukuran dari mulai 100 gram, 250 gram, 500 gram, 1 kg hingga ukuran 3 kg. Saat ini beliau telah memiliki pelanggan tetap dari berbagai macam ukuran kemasan. Tidak hanya sampai di ukuran produknya, beliau juga mengembangkan produk kripik tempenya di berbagai rasa, seperti barbeque, jagung bakar, balado dan masih banyak lagi varian rasa lainya.

Menurut sugiyanto hal ini di lakukan karena di samping akan mendongkrak pelanggannya semakin banyak, juga akan memenuhi kebutuhan pelanggan yang notabennya tidak pernah sama antara satu dan lainya. Kini pelanggan tetapnya bukan hanya sekedar warung di sekitaran Jakarta tapi juga sudah menjarah ke online lewat pesanan WhatsApp dan Facebook.

Hal ini sejalan dengan pendampingan yang di lakukan oleh tim LPEM BAZNAS agar setiap Mustahik memiliki inovasi baru di setiap produknya atau berani membuat produk baru agar usahanya memiliki banyak varian sehingga lebih banyak produk yang dapat di tawarkan kepada pelanggan tetap dan menggaet pelanggan baru sehingga berdampak kepada peningkatan keutungan usaha yang signifikan.

#BAZNAS
#LpemBaznas
#MustahikPengusaha
#SemestaKebajikanZakat
#lekaspulihindonesia

Leave a Comment