Serang (28/09). Petani Kelompok Jawara Tani binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS lakukan pemanenan padi sawah milik Wandi (48 th). Pemanenan kali ini dilakukan pada lahan petani mustahik binaan seluas 1 ha di Kec. Pamarayan, Kab. Serang, Banten.

Pendamping Lumbung Pangan, Muhammad Pirdaus mengungkapkan panen kali ini dilakukan karena secara umur tanaman padi sudah masuk usia panen. Selain itu, kondisi cuaca juga mendukung proses pemanenan sampai dengan pengangkutan. Panen dilakukan secara konvensional, yaitu penebasan padi menggunakan arit, perontokan dengan kayu beralaskan terpal yang ditambah dengan teknologi sederhana menggunakan paku yg diputar oleh rantai.

Selaras dengan hal tersebut, Wandi mengungkapkan bahwa hasil panen saat ini sedikit menurun dari hasil panen sebelumnya. Sebelumnya, petani mendapat 7,2 ton gabah kering sedangkan saat ini diprediksi hanya sekitar 5,7 ton gabah kering.

“Lahan saya ini sebelumnya telah dialiri pengairan melalui irigasi, akan tetapi akibat jadwal proyek perbaikan kanan dilakukan tidak sesuai waktu yang disepakati, maka berdampak pada hasil panen saat ini,” ungkap Wandi.

Kedepannya, pendamping akan mendampingi petani kelompok Jawara Tani untuk melakukan komunikasi bersama pengurus bendungan agar tidak ada proyek di masa tanam yang berdampak pada berkurangnya hasil panen. Hal ini karena proyek tersebut membuat petani merugi jika tidak dilakukan pada waktu yang tepat.

#BAZNAS
#LpemBaznas
#LumbungPangan
#SemestaKebajikan

Leave a Comment