Bekasi (08/04), BAZNAS melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) memiliki kelompok mustahik difabel dengan nama kelompok Karya Cacat Berkreasi (KCB) Anggrek yang berjumlah 15 orang, 12 diantaranya memiliki usaha konveksi dan lainnya perdagangan serta jasa yang berlokasi di Jl. Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Kelompok ini telah mendapatkan bantuan perlengkapan konveksi sejak September 2019. dan dibina oleh seorang pendamping lapangan yaitu Arif Rahman yang setiap satu bulan sekali aktif melakukan pertemuan kelompok dan monitoring usaha ke masing-masing mustahik serta intervensi dari pendamping yang dilakukan berupa pemasaran ke pihak luar.

Pandemi Covid-19 menjadikan permintaan masker kain semakin bertambah dan hal ini dirasakan oleh kelompok KCB Anggrek. Selama dua minggu terakhir ini mereka merasakan bertambahnya orderan masker kain dari beberapa pihak. Harga masker yang di produksi saat ini masih dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp 5.000-5.500 /Pcs dengan kapasitas produksi per hari mencapai 500 pcs masker.

Masker yang dihasilkan oleh kelompok KCB Angrek merupakan masker yang dapat menutupi hidung sampai dagu dan terdiri dari 3 lapis kain, dimana lapisan ketiga merupakan katong sebagai tempat tambahan tisu di bagian hidungnya.

Harapannya dengan situasi seperti ini kelompok dapat memproduksi masker dengan jumlah besar untuk mengakomodir kebutuhan pasar sehingga dapat meningkatkan omzet kelompok dan hasil produksi masker ini dapat bermanfaat untuk masyarakat luas.

BAZNAS

BaznasTanggapCovid-19

LpemBaznas

CashForWork

LekasPulihIndonesia

SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment