Sukabumi (07/01). Kelompok petani binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS yang terdiri dari kelompok tani Sari Alam, Riung Gunung serta kelompok tani sekitar yang tergabung dalam kelompok tani “Gapoktan Sugih Mukti” di Desa Cibatu, Kec. CIkembar, Kab. Sukabumi memperoleh sertifikat Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah Provinsi Jawa Barat.

Proses penyerahan sertifikat PSAT dilaksanakan di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat. Sertifikat ini ditandatangani langsung oleh ketua OKKPD Jawa Barat, IR. H. Jafar Ismail, MM dan diserahkan langsung kepada ketua kelompok tani Gapoktan Sugih Mukti, Nasir Hidayat (44th).

Pendamping program Lumbung Pangan BAZNAS, Syahrul mengungkapkan bahwa Sertifikat PSAT yang berlaku selama 5 tahun ke depan merupakan salah satu penjaminan bahwa produk pertanian telah dinyatakan memenuhi persyaratan keamanan pangan, serta menjadi alat bukti penerapan sistem manajemen mutu dan menjadi jaminan diterimanya produk pangan di pasar domestik dalam negeri.

“Petani binaan BAZNAS telah berjuang merealisasikan proses sertifikasi PSAT selama 4 bulan lebih, pada bulan oktober 2020 lalu, kelompok tani binaan BAZNAS telah mendapatkan kunjungan inspeksi oleh OKKPD Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat setempat dalam rangka Sertifikasi PSAT beras organik”. ujar Syahrul.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 53 Tahun 2018, menyatakan bahwa “Pangan Segar Asal Tumbuhan yang selanjutnya disingkat PSAT adalah pangan asal tumbuhan yang dapat dikonsumsi langsung dan/atau yang dapat menjadi bahan baku pangan olahan yang mengalami pengolahan minimal meliputi pencucian, pengupasan, pendinginan, pembekuan, pemotongan, pengeringan, penggaraman, pencampuran, penggilingan, pencelupan (blaching) dan atau proses lain tanpa penambahan bahan tambahan pangan kecuali pelapisan dengan bahan penolong lain yang diijinkan untuk memperpanjang masa simpan.”

Harapannya produksi beras organik petani binaan BAZNAS di Kab. Sukabumi yang diberi label “Beras Raos” dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk. Selain itu, konsumen dan masyarakat tidak perlu khawatir akan mutu dan keamanan pangan beras organik karena Beras Raos memiliki kode tersendiri untuk menentukan ketelusuran petani beras tersebut.

#LPEM
#BAZNAS
#LumbungPangan
#SemetaKebajikanZakat
#LekasPulihIndonesia

Leave a Comment