Zmart merupakan salah satu program yang dijalankan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (LPEM) BAZNAS dalam usaha ritel atau warung kelontong bagi mustahik. Program ini tidak hanya menyasar mustahik yang sudah memiliki usaha warung kelontong tapi juga bagi mustahik yang ingin memulai usaha ini dari nol.

Rohimah (41) salah satu saudagar Zmart binaan BAZNAS yang beralamat di Desa Selapajang Jaya RT 005/003, Kel. Selapajang Jaya, Kec. Neglasari, Kota Tangerang. Ia merupakan salah satu mustahik yang memulai usaha Zmart benar-benar dari nol. Beliau memiliki potensi semangat dan mental usaha yang kuat serta adanya tempat yang belum termanfaatkan karena tidak adanya modal.

Sebelumnya Rohimah hanya bergantung pada penghasilan sang suami dari mengajar ngaji dan berjualan minuman sachet untuk anak-anak sekitar rumahnya dan penghasilannya jauh dari kecukupan.

Pada November 2020 lalu, setelah dilakukan survei dan asesmen, Rohimah layak mendapatkan program bantuan berupa branding, equipment, modal barang sembako serta pembinaan dan pengembangan usaha

Setelah dua bulan program pembinaan berjalan, Zmart Rohimah menunjukkan perubahan yang signifikan diantaranya warung yang lebih menarik dengan branding Zmart, display barang dagang yang sudah rapih dan barang kebutuhan pokok yang dijual bervariatif seperti beras, telur, minyak goreng, tepung terigu, gas 3 kg, air minum isi ulang, sabun mandi, sabun cuci, dan produk lainnya.

“Alhamduliah saat kami sekeluarga ada tambahan penghasil dari Zmart ini dan bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Semoga usaha saya ini semakin berkembang dan lebih besar” Ujar Rohimah

Saat ini rata-rata omzet Zmart Rohimah lebih dari 500.000/perhari dan akan terus dilakukan pembinaan rutin oleh pendamping untuk memperkuat mental dan semangat berdagang sehingga usaha Zmartnya dapat semakin besar.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayaran Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

lpembaznas

baznasberindonesia

Zmart

Leave a Comment