Jakarta (06/07), Pandemi Covid-19 yang menyebar di Indonesia, mempengaruhi aktifitas perekonomian, yang mengakibatkan sebagian perusahaan terpaksa mengurangi jumlah karyawannya. Salah satunya yakni mustahik binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS yakni Maemunah (43) yang menjadi korban PHK pengurangan karyawan dampak pandemi Covid 19.

Tak ingin berlarut dengan keadaan, Bu Maenah kini menjadi salah satu penerima manfaat Kopi Kampung. Seminggu dibuka, Kopi Kampung Bu Maemunah langsung di terima pasar.

“Setelah di rumahkan pabrik, saya sempat khawatir kedepanya gimana. Alhamdulillah, ternyata kopi kampung menjadi harapan saya sekarang. Alhamdulillah, bahan baku yang diberikan Baznas kemarin saya buat untuk promosi dengan harga Rp.5.000.- per cup, dan seminggu berjalan bisa menjual 20-50cup perhari”. Ujar Ibu 43 tahun tersebut saat dijumpai pendamping program.

Senada dengan Bu Maemunah, Pendamping Mustahik Pengusaha Kevin Arthur Herivo yang mendampingi usaha kopi kampung menuturkan salah satu keberhasilan kopi kampung diterima pasar adalah saat opening pembukanya.

“Setiap usaha baik perusahaan maupun UMKM, penting untuk memperhatikan bagaimana opening usaha tersebut, karena itu yang membuat kesan pertama kepada pembeli, akankah menjadi pembeli sekali atau menjadi pembeli yang balik lagi, momentum opening tersebut dimanfaatkan bu maemunah, yang kebetulan ditempat tersebut juga minim kompetitor jadi langsung di sambut oleh masyarakat sekitar” paparnya.

#BAZNAS
#LpemBaznas
#MustahikPengusaha
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment