Ciawi (30/04) Pandemi covid-19 yang muncul sejak Maret 2020 di Indonesia cukup memukul beberapa sektor usaha hingga banyak pelaku usaha yang memilih untuk gulung tikar. Salah satunya dialami Yati Maryati (49th) Juragan ZChicken binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS yang berlokaso di Kp. Tipar Kec. Ciawi Kab. Bogor.

Sebelum pandemi melanda Yati bersama suami memiliki usaha jual pakaian pada acara-acara tertentu. Geliat usaha pakaian sebelum pandemi cukup menjanjikan. Namun setelah masuk pandemi perlahan usaha ini mulai menurun karena kegiatan-kegiatan masyarakat mulai dibatasi. Hingga akhirnya Yati harus gulung tikar dan bertahan hidup dari sisa tabungan yang dimiliki.

Kehidupan tersebut ia jalani beberapa bulan hingga akhir nya Yati terjaring asessmen program ZChicken dan menjadi salah satu juragan ZChiken dengan bantuan berupa gerobak, perlengkapan usaha dan modal usaha.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali bisa mendapat bantuan usaha ZChicken karena sebelumnya saya bingung harus bagaimana mencari usaha lain. Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini kehidupan ekonomi keluarga saya mulai membaik. Saya ucapkan terimakasih kepada muzaki BAZNAS,” ujar Yati.

Jika sebelumnya Yati tidak memiliki penghasilan namun kini dapat meraup omzet hingga Rp. 246.000/hari dari usaha ZChicken. Kedepan usaha Yati akan terus disupport agar semakin berkembang. Untuk itu dengan adanya pendampingan kepada Yati untuk terus berinovasi mulai dari tambahan produk, layanan pesan antar, hingga pembuatan google maps.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

InovasiBerkaryaUntukUmat

LPEMBAZNAS

MustahikPengusaha

ZChicken

Leave a Comment