Jakarta (26/11) Langkah inovatif dilakulan Maimunah (40), salah satu pemilik kedai kopi kampung binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS dengan menambahkan aneka cemilan basah seperti kue kukus, risol, dan martabak di Kedai Kopi Kampung Babeh yang Berlokasi di Gg. H Dahlan U/4, Cempaka Putih Barat, Kec. Cempaka Putih, Kota Jakarta Pusat.

Saat ditemui, Pendamping Program Mustahik Pengusaha BAZNAS, Kevin Arthur Herivo menuturkan bahwa pendampingan yang dilakukannya sebagai upaya meningkatkan motivasi usaha bagi para mustahik binaan BAZNAS.

“Inovatif usaha penting dilakukan pemilik usaha terutama mustahik binaan BAZNAS agar tidak hanya memiliki satu pintu pemasukan, melainkan harus lebih dari satu seperti yang dilakukan Maimunah. Hal ini sangat penting dilakukan untuk memaksimalkan potensi minat konsumen sehingga mendapat banyak keran pemasukan yang lain.” papar Kevin.

Lebih lanjut Maimunah mengutarakan rasa syukurnya saat dijumpai pendamping BAZNAS. Hal tersebut ia rasakan berkat pendampingan yang ia dapatkan terkait motivasi usaha yang dierimanya. Kini ia sudah memiliki beragam produk yang dijajakan di kedai kopi miliknya.

“Sudah kurang lebih sebulan, Kedai Kopi Kampung Babeh menghadirkan aneka gorengan seperti risol, pisang cokelat, martabak telur, dan kue bolu kukus. Alhamdulillah sejauh ini dapat menambah pemasukan, karena untuk minuman kan konsumen ada bosannya. Jadi saya hadirkan snack untuk menemani mereka saat minum.” Ujar ibu Maimunah.

LPEM BAZNAS bersama pendamping program terus melaksanakan pendampingan intensif bagi mustahik binaannya. Setiap pendampingan dilakukan dengan selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker dan menjaga higienitas usaha mustahik.

#BAZNAS
#LPEM
#ZMART
#SemestaKebajikanZakat
#LekasPulihIndonesia

Leave a Comment