Kuningan (5/01). Pencatatan keuangan menjadi hal mutlak untuk dilakukan bagi seluruh pelaku usaha. Sebagai pengatur pengeluaran dan pemasukan, pelaku UMKM dituntut untuk bisa menerapkannya agar dapat mengendalikan keuangan usaha dan indikator untung rugi.

Edukasi pencatatan keuangan sederhana terus dilakukan oleh Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS dalam meningkatkan omzet usaha saudagar Zmart binaannya. Salah satunya Kiki Syaeful Bahri (27th) warga Desa Geresik, Kec. Ciawigebang, Kab. Kuningan, yang telah dibimbing untuk terus mencatat setiap pemasukan dan pengeluarannya baik untuk ritel, non ritel dan PPOB.

Syaeful, saudagar Zmart yang telah mendapatkan bantuan modal usaha dan renovasi warung sejak Desember 2020 lalu, mengungkapkan bahwa tidak mudah baginya untuk menerapkan pencatatan keuangan hariannya, akan tetapi setelah beberapa masukan dan pendampingan yang ia terima, kini ia sudah mulai terbiasa menerapkan pencatatan keuangan tersebut.

Kedepannya Syaiful berharap tidak hanya perkembangan modal dan display warung saja yang mengalami kemajuan, tapi dari sisi manajemen warung pun bisa semaki maju, sehingga dengan program Zmart ini mampu menjawab tantangan semakin maraknya retail modern.

#BAZNAS
#LPEM
#Zmart
#SemestaKebajikanZakat
#LekasPulihIndonesia

Leave a Comment