BAZNAS mengadakan aksi Cash For Work melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) dengan memberdayakan penyandang tunarungu yang bekerja di Deaf Cafe Fingertalk dan berlokasi di Jl. Raya Cinere, Depok (7/5).

Adapun yang mengikuti kegiatan hari ini sebanyak 10 orang dengan latar belakang penyandang tunarungu. Saat ini mereka terpaksa bekerja dirumah, dikarenakan cafe tempat mereka bekerja sementara ditutup karena pandemi COVID-19, akibatnya mereka tidak memiliki penghasilan untuk sehari-hari.

Dalam kesempatan hari ini, BAZNAS menggandeng komunitas tunarungu fingertalk dan mereka sangat antusias untuk mengikuti kegiatan Cash For Work berupa pembagian masker, sarung tangan, penutup kepala dan hidangan buka puasa.

Menariknya mereka membagikan dengan cara yang sangat unik, yaitu menggunakan bahasa isyarat sebagai media komunikasi. Antusias serta semangat yang mereka lakukan memberikan optimisme tersendiri terhadap masyarakat untuk selalu bersyukur dengan kondisi apapun.

Adapun aksi Cash For Work lainnya dilakukan di 5 titik terdampak yakni, Bekasi, Kota Bogor, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Depok.

Kemudian kegiatan ini merupakan aktivitas dengan mengikutsertakan pendamping wilayah dan mustahik saudagar Zmart sebagai pemandu kegiatan. Selanjutnya pemberian masker, sarung tangan dan penutup kepala, serta diberikan kepada pelaku usaha untuk mendukung kehigenisan usaha mereka.

Adapun realisasi kegiatan pada hari ini yaitu dengan pembagian 100 box nasi, 300 (masker, penutup kepala dan sarung tangan), kemudian dilanjutkan edukasi masyarakat dan pemasangan poster edukasi di tiap titik terdampak serta diakhiri dengan pembagian voucher Zmart kepada 54 relawan BAZNAS.

Pada akhir kegiatan, relawan Cash For Work akan mendapatkan voucher belanja Zmart sebesar 300.000 yang dapat ditukarkan dengan paket sembako di warung Zmart terdekat.

#BAZNAS
#LpemBaznas
#CashForWork
#BaznasTanggapCovid-19
#LekasPulihIndonesi
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment