Indramayu (16/09), telah dilakukan kegiatan pendampingan oleh pendamping program Zmart LPEM BAZNAS, Asrori Sendi di warung Kastiri (40th) yang beralamat di Desa Panyingkiran Kidul, Kecamatan Cantigi, Indramayu.

Saat pendamping datang, Kastiri sedang melakukan perapihan pada daganganya. Dari aktivitas yang dilakukan, terlihat bahwa Kastiri menjalankan prosedur perapihan warung seperti yang telah disampaikan oleh pendamping program, diantaranya adalah agar tetap menjaga kebersihan warung.

Kastiri merupakan salah satu saudagar Zmart yang sudah mengaplikasikan pendampingan yang diberikan dan tetap semangat mengikuti program. Ia berjualan dari sektor Ritel dan PPOB karena di sekitar pemungkimannya sudah terdapat penjual aneka makanan ringan dan penjual tersebut berbelanja bahan baku dari warung Zmart Kastiri.

“Saya tidak jualan gorengan karena tetangga saya sudah jualan, ya berbagi rezeki Mas. Lagian yang jualan gorengan kalau beli bahan baku ke warung saya” tutur Kastiri.

Pada proses pendampingan ini, pendamping Zmart juga memeriksa pencatatan pendapatan. Pendamping menemukan bahwa Kastiri melakukan kekeliruan dalam klasifikasi PPOB dan Non ritel, setelah pendamping menjelaskan Kastiri akhirnya sudah mulai memahami walaupun tidak secara keseluruhan. Hal menarik yang sudah dilakukan Kastiri adalah melakukan pencatatan omzet dan mendata setiap produk yang terjual setiap hari.

Selanjutnya, pendamping juga mengajarkan Kastiri tentang bagaimana menggunakan hp android khususnya tata cara menggunakan WA dan pengisian form pemesanan produk yang nantinya tersedia di DC point. Saat ini, Kastiri mendapatka omzet dari sektor ritel sebesar 392 ribu dan PPOB 62 ribu dalam sehari.

#BAZNAS 
#LPEM 
#ZMART 
#SEMESTAKEBAJIKANZAKAT

Leave a Comment