Jakarta (15/10), Pendamping Program Zmart, Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS, lakukan agenda monitoring kepada mustahik binaan. Retno Marlangen (32th) adalah salah satu Saudagar Zmart di Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur yang mengikuti kegiatan monitoring ini.

Agenda pendampingan yang dilaksanakan oleh Mujahid, selaku pendamping Zmart Jakarta bertujuan untuk memonitoring hasil branding Zmart yang telah dilaksanakan. Selain itu, Mujahid juga menginformasikan terkait mekanisme pencairan modal usaha melalui aplikasi Zmart.

Branding Warung Zmart ini telah dilaksanakan sejak Selasa (6/10). Sehingga, menjadikan warung Zmart milik Retno terlihat lebih cerah dan rapi. Bahkan setelah dilakukan branding, omzet warung Zmart Retno lebih meningkat. Sebelumnya, Retno hanya bisa menghasilkan 100rb/hari tetapi sekarang bisa hingga 250rb/hari.

Pendamping juga mengarahkan agar Retno melakukan pembersihan warung Zmart miliknya setiap hari. Hal ini karena kondisi warung Zmart yang cerah, rapih, dan bersih diharapkan mampu menarik minat konsumen untuk berbelanja.

Kunjungan ini juga dilakukan dalam rangka penginformasian terkait metode pencairan modal usaha melalui aplikasi Zmart. Pendamping juga menjelaskan pengunaan aplikasi Zmart dimaksudkan untuk memudahkan pencatatan pencairan modal usaha serta efisiensi pemesanan barang.

Kedepannya akan diagendakan pertemuan kelompok calon saudagar Zmart Hasanah Dukuh dengan ZDC dengan agenda sosialisasi aplikasi Zmart dan koperasi SRI. Diharapkan kedepannya pencairan modal usaha dapat terlaksana dengan segera sehingga dapat meningkatkan omset Zmartnya.

#BAZNAS
#LPEM
#ZMART
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment