Garut (04/10). Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS melalui program Lumbung Pangan lakukan pendataan kebun kopi milik petani Kelompok Tani Giri Mekar di Ds. Cikandang Kec. Cikajang Kab. Garut, dan Kelompok Tani Salam Berkah di Ds. Sukalilah Kec. Sukaresmi Kab. Garut.

Hasil pendataan kepemilikan pohon kopi anggota Kelompok Tani Giri Mekar menunjukkan bahwa dari 10 anggota terdapat 3.500 pohon kopi yang telah berproduksi, dengan estimasi hasil panen sebanyak 7 ton buah kopi (cery). Sedangkan pohon kopi yang telah berproduksi di Kelompok Tani Salam Berkah, dari 20 anggota ada 8 petani yang telah mempunyai pohon kopi berproduksi sebanyak 5.500 pohon kopi, dengan estimasi panen sebanyak 11 ton buah kopi (cery).

Pendamping Lumbung Pangan, Sandra mengungkapkan bahwa angka estimasi hasil panen terendah dengan perhitungan 1 pohon menghasilkan 2 kg dalam satu musim, potensi hasil jika pemeliharaan dimaksimalkan dan usia tanaman kopi bertambah bisa mencapai 5-7 kg per pohon.

“Kesimpulan dari pendataan ini, terdapat 9.000 pohon kopi yang dimiliki para anggota kelompok binaan LPEM BAZNAS yang saat ini telah memasuki masa panen. Estimasi hasil panen buah kopi dari 2 kelompok adalah sebnayak 18 ton buah kopi dalam satu musim.” ujar Sandra

Dari angka ini, jika hasil panen diolah secara mandiri maupun berkelompok, maka akan mendapatkan nilai tambah melalui usaha bersama pengolahan kopi. Selain itu, pendamping pun mengarahkan kepada kelompok untuk membudidayakan kopi secara organik, agar hasil panen dapat melimpah dan menambah nilai jual. Adapun teknis menuju kopi organik akan dibahas melalui pertemuan rutin dikemudian hari.

#BAZNAS
#LPEM
#LumbungPangan
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment