Marniatun (46th) pelaku usaha Baso Aci sekaligus anggota kelompok usaha “Multifood Barokah” binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS yang berlokasi di Jl. Warakas IV Gg. 17, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, lakukan diversifikasi produk baru dengan menghadirkan Cireng Isi Mama Ali khas Bandung.

Saat ditemui oleh pendamping Mustahik Pengusaha BAZNAS, Kevin Arthur di kediamannya, Marniatun merupakan sosok yang memiliki keseharian sebagai pedagang bakso aci, kini sudah 2 pekan berjalan ia mengolah dan menjual Cireng Isi Mama Ali hasil olahan rumah. Harga untuk satu pack cireng isi 6 pcs pun terjangkau murah, hanya cukup dengan membayar sebesar 5.000 rupiah maka konsumen dapat menikmati cireng khas Bandung.

“Alhamdulillah, berkat pendampingan dari BAZNAS, kini usaha kedua saya berupa Cireng Isi Mama Ali dalam sehari bisa terjual hingga 20 pack dan berkat pendampingan juga saya sudah memiliki NIB dan IUMK.” ujar Marniatun.

Marniatun mendapatkan respon baik dari masyarakat Warakas berkat produk barunya berupa cireng isi khas Bandung dengan mengharapkan banyak varian rasa cireng yang diproduksinya. Saat ini cireng isi yang diproduksinya baru memiliki 3 varian rasa, yaitu kornet, ayam dan abon.

Kevin Arthur menuturkan bahwa tugasnya menjadi pendamping adalah untuk selalu memberikan edukasi mengenai penguatan rasa, higenitas bahan, dan intervensi kepada Marniatun untuk melakukan perbaikan design produk dan kemasan.

“Selanjutnya pendamping akan membantu untuk mendesign logo usaha agar lebih cantik dan menarik serta pengajuan untuk perizinan usaha lainnya hingga sertifikasi halal produk” ujar Kevin.

#BAZNAS
#LPEMBAZNAS
#MustahikPengusaha
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment