Jakarta (26/03), Penyebaran Covid-19 di Indonesia cukup memberikan dampak penurunan pendapatan bagi usaha UMKM di Indonesia. Melihat hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) melaksanakan kegiatan cash for work kepada pelaku UMKM Penjahit Keliling di Kel. Paseban, Kec. Senen, Jakarta Pusat.

Cash for work merupakan salah satu bentuk kegiatan padat karya dengan memberikan upah langsung tunai kepada tenaga kerja yang terlibat (harian atau mingguan). Skema ini dilakukan dalam rangka memperkuat daya beli masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Aksi ini melibatkan mustahik binaan BAZNAS kelompok penjahit keliling sebagai relawan BAZNAS dalam aksi penyemprotan disinfektan di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.

Pelaku UMKM yang melakukan cash for work untuk BAZNAS akan mendapatkan voucher belanja yang dapat ditukarkan dengan sembako di Zmart sekitar tempat tinggalnya. Zmart merupakan pelaku usaha ritel binaan BAZNAS yang siap memberikan dukungan penyediaan kebutuhan sembako di masyarakat.

Pendamping Zmart, Sunardi mengatakan, voucher belanja sembako Zmart ini merupakan support dari BAZNAS kepada pelaku UMKM binaan yang telah berjuang dalam aksi pencegahan virus Covid-19.

Di samping itu, pendamping Mustahik Pengusaha yaitu Kevin Arthur mengatakan, aksi penyemprotan ini merupakan bentuk support BAZNAS kepada mustahik binaannya yaitu kelompok penjahit keliling dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 di wilayah mereka.

Kegiatan ini akan terus dilakukan di berbagai daerah dan semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumtif bagi pelaku UMKM khususnya yang terdampak penyebaran virus Covid-19.

baznasindonesia

lpembaznas

MustahikPengusaha

Zmart

semestakebajikanzakat

Leave a Comment