Sukabumi (24/11). Latief Mubarok, pendamping Program Zmart Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS laksanakan pendampingan personal terhadap 5 saudagar Zmart yang tersebar di Kelurahan Kadudampit, Sukabumi, pendampingan secara personal terus dilaksanakan sebagai upaya penerapan protokol untuk tidak adanya kerumunan masyarakat.

Dalam sehari pendampingan, Latief mampu mengunjungi sebanyak 5 saudagar langsung di tempat usahanya. Pendampingan pesonal menjadi salah satu cara pendekatan pendamping terhadap saudagar Zmart, karena dinilai para saudagar dapat lebih terbuka akan permasalahan dan mampu mengutarakan inovasi usahanya.

Hadi (43th) salah satu mustahik binaan BAZNAS saat ditemui terlihat senyum senang akan pendampingan yang dirasakan dimulai dengan penerapan pencatatan keuangan, pencatatan stock barang hingga dari segi religiusitas, hal ini dibuktikan dengan naiknya omzet penjualan hingga 40% dari bulan sebelumnya.

Ida (40th) manfaat pendampingan yang diberikan oleh Latief juga dirasakannya dengan kenaikan omzetnya, padahal di derah tempat tinggalnya juga terdapat pesaing usaha ritel sepertinya, melalui pendampingan selalu menekankan tentang keberkahan karena Allah adalah faktor utama da kunci sukses pengusaha.

Latief selalu mengutarakan kepada saudagar Zmart untuk selau dekat kepada Allah, salah satunya selalu bersedekah setiap hari agar terbiasa mengeluarkan zakat jika sudah nisab zakat kelak nanti. Pendamping juga selalu mengingatkan agar kita terus berupaya mengejar ruhiyah maka niscaya Allah berikan keberkahan rupiahnya.

Sebagai tindak lanjutnya pendamping akan berupaya untuk terus mendampingi seluruh saudagar Zmart, guna menuju perubahan pada semua aspek baik segi ekonomi maupun religiusitas.

#BAZNAS
#LPEM
#Zmart
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment