Seiring dengan perkembangan industri 4.0. Seluruh pelaku ekonomi terutama UMKM dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman terutama digitalisasi di segala aspek. Hal demikian juga dilakukan oleh Mustofa (35) warga kalibata, Jakarta Selatan, pemilik Nasi Goreng Bahari binaan LPEM BAZNAS ini telah mendapatkan bantuan modal usaha dan pendampingan usaha sejak Maret 2019.

Saat dikunjungi pendamping Program Mustahik Pengusaha LPEM BAZNAS, Kevin Arthur di tempat usahanya, di Jl. Potlot 3, Kalibata, Jakarta Selatan (21/02). Mustofa terlihat sigap dalam melayani konsumen yang datang. Selain pembeli dari masyarakat sekitar, terlihat beberapa orang menggunakan atribut driver ojek online juga sedang menunggu pesanan miliknya.

Awalnya Musthofa menjual nasi goreng buatannya hanya melalui layanan makan di tempat atau take away, sekarang Nasi Goreng Bahari hadir dalam layanan pesan antar online Go-Food untuk memperluas pemasaran.

Mustofa menuturkan, dengan hadirnya Nasi Goreng Bahari di platform go-food dapat meningkatkan penjualan hingga 40%.

“Sejauh ini, hadirnya nasi goreng bahari di Go-Food berdampak positif pada penjualan. Dalam hal ini, yang biasanya memasak 2 liter beras, kini bisa sampai 3,5 liter atau 30-35 porsi. Bahkan di waktu tertentu pembeli di dominasi oleh driver online” ungkap pak mustofa.

Beliau berharap bisa hadir juga di layanan pesan antar online lainnya untuk meningkatkan penjualan agar lebih maksimal lagi.

LPEM BAZNAS melalui Program Mustahik Pengusaha senantiasa hadir untuk mendampingi mustahik binaan melalui berbagai macam inovasi pengembangan untuk memberikan impact agar semakin berkembang dan meningkat usahanya. Salah satunya adalah dengan mendampingi usaha mustahik agar bisa memperluas konsumen melalui pelayanan pesan antar online.

Leave a Comment