Jakarta (30/07), Walaupun sudah memasuki situasi New Normal di Jakarta, ternyata belum memulihkan seperti semula daya beli masyarakat. Salah satu faktor masyarakat masih enggan untuk membeli makanan di luar karena waspada terhadap penyebaran COVID-19.

Menyikapi keadaan demikian, BAZNAS melalui program Mustahik Pengusaha menyalurkan packaging produk untuk Nasi Goreng Bahari milik Pak Mustofa (30) mustahik binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS, Pemilik Nasi Goreng Bahari ini menuturkan terjadi penurunan pembeli mencapai lebih dari 50%, yang pada saat situasi mampu menjual 50 porsi, sekarang kurang lebih hanya 20 porsi paling banyak.

Pak Mustofa mengungkpakan rasa antusiasnya terhadap pengembangan usahanya berupa bantuan packaging seraya berkata “ternyata bagus juga ya, biasanya saya pakai nasi bungkus saja, kalo kemasanya seperti ini cantik sekali, seperti makanan-makanan keluaran resto. Semoga dengan kemasan yang baru dapat meningkatkan pembeli yang sebagian besar dari Go-Food ini.”

Pendamping Mustahik Pengusaha LPEM BAZNAS, Kevin Arthur Herivo menuturkan bahwa packaging penting diperhatikan oleh setiap UMKM terutama binaan BAZNAS untuk menarik daya beli konsumen.

“Baznas melalui program Mustahik Pengusaha, lagi-lagi concern untuk mendamping UMKM binaanya agar naik kelas, salah satunya adalah membantu mustahik dalam merubah packagingnya agar lebih tampak eye catching menarik konsumen.” Ujar Kevin

Packaging ini tentunya diharapkan dapat membuat nasi goreng bahari tampak lebih good looking, dengan demikian akan berdampak pada meningkatnya daya beli masyarakat bila melihatnya.

#BAZNAS
#LPEMBAZNAS
#MustahikPengusaha
#LekasPulihIndonesia
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment