Rabu (24/02). Merujuk pada kamus urban, thrifting bermakna kegiatan berbelanja demi mendapatkan harga barang yang lebih murah dan barang yang tidak biasa seperti selera pasar saat ini. Di Indonesia sendiri jenis thrifting yang paling diminati adalah fashion thrift. Hal ini terlihat dari maraknya toko daring yang menjual barang-barang pre-loved atau barang bekas layak pakai. Beberapa influencer juga kini terlihat percaya diri dan menerima endorse dari para penjual. Meskipun ekspansi bisnis thrift fashion tidak sekuat lini fast fashion dengan segudang merek ternama. Namun thrift fashion juga memiliki pasar tersendiri dan prospek baik.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Syahbarkah Bahurekso (20th) salah satu mustahik program BAZNAS Millenial Preneur (BMP) Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS. Berawal dari hobi, sejak tahun 2019 saat ia masih bersekolah. Ia memulai usaha thrift shop miliknya sendiri yaitu YoungGoods. Shahbarkah mengelola usaha tersebut di rumahnya yang berada di Kp. Bambu Kuning RT.001 RW.002 No. 129, Kel. Marunda, Kec. Cilincing, Jakarta Utara.

YoungGoods sudah masuk dunia marketing, dimulai dari mouth to mouth hingga sosial media instagram @younggoods.market. Pembeli saat itu datang dari teman-teman sekolahnya dan juga lingkungan rumahnya. Kini ia dapat menjual hasil thriftingnya di sosial media instagram dan mempromosikan ke group wirausaha yang ia ikuti. Pakaian yang ia jual juga beragam, seperti outwear, celana hingga sepatu.

“Alhamdulillah setiap saya menerima request pemesanan barang thrift tertentu, saya akan langsung carikan stock barang thrift dari supplier di Pasar Senen, Jakarta Pusat” ujar Shahbarkah.

Bantuan modal dana usaha diterima dari LPEM BAZNAS ia maksimalkan untuk membeli kebutuhan “washing” dari hasil thrifting yang ia dapatkan. Selain itu juga ia membeli gantungan dan perlengkapan foto produk untuk menunjang hasil terbaik foto produk yang ia lakukan. Pada bulan Januari 2021, Shahbarkah mendapatkan omzet Rp 3.780.000,- dengan keuntungan sebesar Rp 1.210.000,-.

Ke depannya Syahbarkah akan lebih giat lagi untuk memarketingkan toko miliknya dan mencoba merambah marketplace seperti shopee agar dapat bersaing dengan thrift shop lainnya, serta lebih bervariasi menawarkan produknya sesuai kategori jenis pakaian yang ia tawarkan kepada pelanggan.

Badan Amil Zakat Nasional
Pilihan Pertama Pembayar Zakat
Lembaga Utama Menyejahterakan Umat

InovasiBerkaryaUntukUmat

LPEMBAZNAS

MustahikPengusaha

BAZNASMillenialPreneur

Leave a Comment