Karawang (14/10). Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS melalui program Lumbung Pangan terus kembangkan pertanian organik. Hal ini ditandai dengan mengikutsertakan perwakilan kelompok Tani Makmur dalam sosialisasi pupuk hayati yang diselenggarakan oleh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Cilamaya Wetan di Desa Tegalwaru, Kec. Cilamaya Wetan, Karawang, Jawa Barat.

Salah satu petani binaan LPEM BAZNAS, Sawin (47th) sekaligus perwakilan dari Kelompok Tani Makmur sangat antusias dalam mempelajari pembuatan pupuk hayati yang diselenggarakan BPP Cilamaya Wetan ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan, pemahaman dan pengetahuan tentang pembuatan, penggunaan serta manfaat pupuk hayati bagi tanaman khususnya pada pertumbuhan padi.

Mengingat adanya peraturan pembatasan kuota pembelian pupuk bersubsidi, hal ini menjadikan petani berfikir inovatif untuk mencari alternatif pupuk yang tersedia. Namun, pupuk non-subsidi tersedia dengan harga 3 kali lipat dari harga pupuk subsidi. Oleh karena itu, petani diberikan pemahaman dengan penggunaan pupuk hayati yang bisa mengurangi pemakaian pupuk kimia menjadi setengahnya. Dengan demikian, maka akan mengurangi biaya tetapi tidak mengurangi unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

#BAZNAS
#LPEM
#LumbungPangan
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment