Sukabumi (30/10). Pengembangan budidaya padi organik dilaksanakan oleh petani kelompok Sari Alam binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS terlaksana di Kel. Cibatu, Kec. Cikembar, Sukabumi. Bentuk budidaya ini dilakukan dengan menggunakan pupuk organik dalam pertaniannya.

Kegiatan pendampingan kali ini dilakukan Syarul selaku pendamping program Lumbung Pangan BAZNAS dengan cara melakukan kunjungan langsung ke lahan milik mustahik. Saat dikunjungi, Maman (47 Tahun) selaku anggota Kelompok Tani Sari Alam tengah melakukan pemupukan pertama dengan menggunakan pupuk kompos dari campuran kotoran hewan dan jerami.

Hingga saat ini, Maman telah menaburkan pupuk sebanyak 800 kg di lahan seluas 2.000 m2. Sementara itu, usia tanaman padi milik Maman sudah menginjak 20 HST (Hari Setelah Tanam) dengan varietas yang ditanam adalah jenis beras hitam. Pupuk organik didapatkannya dari bahan organik yang tersedia di alam melalui fermentasi terlebih dahulu.

Selain itu, pendamping juga melakukan kunjungan ke lahan milik Ujang Jaenudin (49 Tahun). Saat ditemui, Ujang tengah melakukan persiapan untuk pemupukan. Ia juga melakukan perbaikan parit untuk mengurangi genangan air pada lahan sawah miliknya sehingga unsur hara yang terkandung dalam pupuk tidak terlibas oleh genangan air yang mengalir. Hal ini agar penyerapan unsur hara oleh tanaman menjadi lebih optimal.

Pendampingan petani akan terus dilakukan agar terciptanya kualitas hasil panen yang baik sehingga mampu meningkatkan nilai jual di pasar. Kedepannya, petani binaan LPEM BAZNAS akan terus mengembangkan berbagai macam varietas tumbuhan yang ditanam dengan tetap menggunakan konsep pertanian organik.

#LPEM
#BAZNAS
#LumbungPangan
#SemestaKebajikanZakat
#LekasPulihIndonesia

Leave a Comment