Senin (28/04), Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS melalui program Lumbung Pangan bersama mustahik petani binaan tetap melaksanakan kegiatan menanam, mencabut gulma, monitoring tanaman dan tumpang sari di kelompok Tani Rahayu, Desa Pujo Basuki, Kec. Trimurjo, Lampung Tengah.

Kelompok Tani Rahayu telah mendapatkan bantuan modal usaha pertanian dan pendampingan intensif sejak bulan Februari 2020 dan beranggotakan 28 mustahik petani.

Kegitan saat ini mengikutsertakan beberapa mustahik petani diantaranya yaitu Sutarjo, Maryanto dan Supangat dengan menambahkan pupuk organik buatan sendiri ke dalam areal persawahan mereka. Pupuk organik yang digunakan berasal dari bahan buah maja, selain itu juga ada bahan jerami padi, dedak dan sabut kelapa.

Dengan ditambahkan bahan organik tersebut diharapkan nantinya ketergantungan terhadap pupuk kimia dapat dikurangi. Penggunaan bahan organik melalui sebar dan semprot. Hal itu dapat dilakukan pada saat sebelum tanam, awal tanam, dan pada fase pengisian bulir padi.

Monitoring kepada mustahik petani sangat diperlukan untuk mengetahui kendala penyakit yang menyerang dan meminimalisir kerusakan tanaman. Sejauh ini penyakit yang menyerang yaitu blast, pencegahan yg dilakukan dengan menggunakan pupuk organik cair dan apabila sudah terserang maka akan lebih sulit untuk menanganinya.

#BAZNAS 
#LPEM 
#LumbungPangan 
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment