Serang (22/09). Pasca panen, petani binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS kelompok Cahaya Tani bersyukur atas hasil panen sawi yang melimpah di Kec. Baros, Kab. Serang, Banten. Selain itu, harga jual sawi yang cukup tinggi membuat petani meraup keuntungan yang cukup memuaskan.

Pendamping Lumbung Pangan LPEM BAZNAS, Muhammad Pirdaus mengungkapkan bahwa panen sawi milik anggota kelompok Cahaya Tani merupakan tanaman penyelang setelah padi sawah. Namun di saat pandemi ini kebanyakan petani lebih sering menanam horti khususnya sawi dan bayam, dikarenakan umur panen yang cepat sehingga perputaran uang lebih mudah.

Bapak Ues (56) salah satu anggota yang saat sedang menjual hasil panen sawinya mengatakan bahwa ia sangat bersyukur karena hasil panen yang melimpah dan harga jual yang cukup tinggi saat ini. “Hasil panen milik saya sebanyak 1,5 ton dan Alhamdulillah sudah dibeli dengan harga Rp. 8.500.000. Sawi yang saya tanam tidak begitu banyak hanya 2 petak dengan lahan kurang lebih sekitar 400 m.”Imbuhnya.

Faoji Rohman (40) selaku ketua kelompok Cahaya Tani mengungkapkan bahwa harga sawi saat ini memang cukup tinggi sekitar Rp. 5.300/kg saat dibeli/ditebas di lahan. Ini merupakan berkah bagi petani di tengah pandemi saat ini karena harga sayur khususnya sawi cukup tinggi. “Selain Pak Ues anggota kelompok termasuk saya sama-sama sedang menanti panen sawi ini, dan sedang mempersiapkan pemanenan, jika diprediksi hasil panen sawi milik anggota lainnya sebanyak 17 ton dan semoga harga jual sawi akan tetap stabil”. Tutur Faoji.

Harga sawi memang terbilang tinggi jika dibandingkan bulan lalu, dan ini menjadi penyemangat bagi petani dikala harga jual bulan lalu yang rendah. Petani berharap semoga harga tetap stabil sehingga semangat dan kemakmuran petani tetap terjaga.

#BAZNAS
#LPEM
#LumbungPangan
#SemestaKebajikanZakat
#HariTaniNasional

Leave a Comment