Jumlah pengusaha UKM di Indonesia sangat banyak dan menguasai sekitar 90% sektor riil di Indonesia serta dari tahun demi tahun pelaku usaha terus lahir seiring dengan terbukanya mindset berusaha dan menciptakan lapangan pekerjaan. Tentunya para pelaku usaha juga memiliki komitmen dan kewajiban untuk mempertanggungjawabkan produk/jasa yang dihasilkan, didorong untuk memiliki hak cipta, mendapatkan peluang untuk pengembangan usaha, dan pendampingan untuk penguatan kapasitas dan kualitas sehingga setiap UKM perlu memiliki perizinan usaha.

Perizinan usaha merupakan pemberian legalitas kepada pelaku usaha, baik dalam bentuk izin maupun tanda daftar usaha sebagai pengakuan dari regulator atau pemerintah sehingga badan usaha berupa PT atau CV maupun perseorangan telah sah dan dianggap legal untuk menjalankan usahanya.

Ibu Sukini (48), salah satu dari anggota Ben Mulyo Amanah binaan LPEM BAZNAS yang tinggal di Jl.Mangga 3 RT.001/003 No.58, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, provinsi Jawa Barat pada hari Selasa (16/6) telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK).

Sejak diluncurkan sekitar 2 tahun lalu, sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) telah membawa perubahan yang signifikan terhadap proses izin usaha di Indonesia. NIB adalah identitas berusaha berbentuk 13 (tiga belas) digit angka acak yang diberi pengaman dan disertai dengan tanda tangan elektronik. Dengan memiliki NIB, maka usaha perorangan telah terdaftar

Pada awalnya Ibu Sukini tidak mempercayai akan kemudahan dalam pendaftaran legalitas usaha melalui online, tetapi dengan pendamping mengedukasikannya tentang ilmu yang didapatinya dari Class Online UMKM, membuka wawasan akan sudut pandang Ibu Sukini. Pendamping dilakukan mulai dari mendaftarkan akun di website OSS (Online Single Submission) kemudian memilih kualifikasi usaha, mengisi formulir perizinan mikro kecil, mengisi data pribadi, mengisi data usaha dan prasarana, hingga mencetak NIB beserta IUMK.

“alhamdulillah, senang rasanya saya sudah memiliki NIB beserta IUMK,” ujar ibu Sukini yang tentunya lebih bersemangat untuk lebih dikenal dan dipercaya pada produk yang dihasilkan, bertambahnya konsumen, dan meningkatkan perekonomian keluarga.

#MustahikPengusaha
#LembagaPemberdayaanEkonomiMustahik
#SemestaKebajikanZakat
#LekasPulihIndonesia

Leave a Comment