Jakarta (28/09), Pendampingan usaha secara personal terus digaungkan oleh Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mutsahik (LPEM) BAZNAS kepada mustahik binaannya. Salah satunya yang dilakukan oleh Pendamping Program Zmart Jakarta kepada Saudagar Zmart bernama Linda (43 th) yang beralamat di Jl. Sasak III No. 52 RT 001/002, Kel. Kelapa Dua, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Pendamping Zmart Jakarta, Fariz Rizky mengungkapkan bahwa kondisi warung Zmart Linda di situasi PSBB jilid 2 ini mengalami penurunan omzet pendapatannya sebesar 700rbu s/d 1 jt perhari. Biasanya, saat new normal dan PSBB dilonggarkan Zmartnya memperoleh omzetnya mencapai 1,5jt s/d 2 jt perharinya.

Hal tersebut membuat Linda harus terus beradaptasi khususnya pada masa PSBB jilid 2. Berbagai cara ia lakukan, diantaranya mengidentifikasi apa yg diperlukan pelanggan dan berinovasi mengembangkan usaha warungnya seperti berjualan es kemasan yang digemari anak-anak disekitarnya untuk menambah omzet pemasukannya.

Disamping itu, anjuran tetap menggunakan protokol kesehatan wajib dilakukan oleh Saudagar Zmart seperti menggunakan masker, menyediakan hand sanitizer, dan menjaga kebersihan warung. Hal tersebut dapat meningkatkan minat konsumen agar tanpa ragu mengunjungi dan membeli produk di warung Zmart.

Kedepannya, diharapkan agar Saudagar bisa terus berinovasi dalam menjual produknya yang ada di warung Zmart miliknya. Selain itu, mereka juga ditekankan akan pentingnya menjaga kebersihan warung serta perlindungan diri agar menekan penyebaran COVID-19.

#BAZNAS
#LPEM
#Zmart
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment