Keterbatasan ekonomi sering sekali mendorong garis kemiskinan menjadi besar. Tidak sedikit keluarga yang masuk dalam jebakan pendapatan rendah. Untuk memperoleh kecukupan ekonomi sehari-hari membuat sebagian orang harus bekerja keras setiap hari. Apalagi di tengah-tengah pandemi COVID-19 aktivitas ekonomi menurun, membuat para pekerja informal yang rata-rata terdampak secara ekonomi mulai merangkak masuk dalam garis kemiskinan.

Salah satu yang terdampak secara ekonomi karena pandemi COVID-19 adalah Ibu Iis pedagang warung retail kecil yang beralamat di Desa Cibanteng Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Keseharian Bu Iis hanya berjualan di warung. Bahkan untuk menghidupi keluarganya Bu Iis harus bekerja ekstra keras seorang diri tidak hanya itu suami Bu Iis juga mengalami stroke yang harus menggantikan peran kepala rumah tangga.

Apalagi di tengah ketidakpastian ekonomi ini, warung Bu Iis mengalami sedikit penuruan omset, karena banyak orang cenderung dirumah aja dan daya beli masyarakat sekitar juga mengalami penurunan karena banyak yang dirumahkan dari pekerjaannya.

Namun dengan adanya program Bantuan Logistik atau Paket Logistik Keluarga (PLK) BAZNAS yang disalurkan melalui pendamping cukup membantu untuk mencukupi kebutuhan keluarga Bu Iis. Harapan dari Bu Iis adalah semoga dengan adanya program PLK BAZNAS bisa meringankan kebutuhan beberapa waktu kedepan sambil mengumpulkan keuntungan setiap harinya untuk mencukupi kebutuhan keluarganya lagi.

BAZNAS menyalurkan bantuan Paket Logistik Keluarga kepada mustahik untuk membantu dan meringankan beban hidup masyarakat yang ekonominya terdampak bahkan tergerus di masa pandemi COVID-19. Harapanya PLK tersebut mampu mengurangi beban masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit ini, dimana ada banyak yang di PHK, penjualan pun menurun yang berujung mustahik harus berjuang dan bertahan dalam menghadapi pandemi COVID-19.

#BAZNAS
#LPEM
#PaketLogistikKeluarga
#SemestaKebijakanZakat
#LekasPulihIndonesia

Leave a Comment