Selasa (29/09). Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS lakukan pertemuan rutin bulanan bersama seluruh pendamping program dan relawan yang dilaksanakan melalui video converence (google meet). Silaturahmi bulanan dilaksanakan dalam rangka menyatukan tujuan pendampingan mustahik, agar mustahik yang dibina LPEM dapat bertahan dan berkembang di tengah pandemi COVID-19.

Kegiatan silaturahmi yang berjalan selama 2 jam ini dilaksanakan secara antusias oleh pendamping. Mereka fokus menyimak paparan dari kepala LPEM, Deden Kuswanda tentang pentingnya menjaga kesehatan khususnya pada saat pendampingan mustahik. Selain itu, juga disampaikan strategi yang harus dilaksanakan pendamping program dalam menyikapi situasi pandemi COVID-19.

“Seluruh pendamping agar terus melaporkan kegiatan pendampingan dan kesehatan di tiap harinya, serta LPEM akan terus support pendamping lapangan dengan pelindungan diri sesuai protokol kesehatan seperti masker, hand sanitizer, sarung tangan dan vitamin,” ujar Deden

Sejalan dengan hal ini, Manajer Operasional LPEM, Edya Gemala menyampaikan tentang Key Performance Indicator (KPI) agar tugas pendamping tergambar secara jelas. Selain itu, KPI juga digunakan sebagai dasar dalam melakukan penilaian terhadap kinerja pendamping.

Di akhir sesi pelatihan, Art Fudlaili selaku Manager Program memimpin sesi diskusi bersama pendamping. Diskusi ini membahas apa yang harus dikembangakan pendamping lapangan agar terus semangat melayani mustahik dalam setiap langkah pendampingannya.

Kedepannya, dengan adanya silaturahmi bersama pendamping ini, LPEM dapat terus meningkatkan pendampingan meski di tengah pandemi COVID-19. Hal ini agar program LPEM dapat meningkatkan taraf hidup mustahik menjadi muzakki seperti yang dicitakan BAZNAS.

#BAZNAS
#LPEMBAZNAS
#SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment