Jakarta (18/03). Ibu Suntiyem (53) adalah Mustahik binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mmustahik (LPEM) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Ibu Suntiyem memiliki kesehariannya berjualan jamu keliling Mak’e di daerah Cipinang, Jakarta timur. Saat ini usaha jamu Mak’e banjir orderan, akibat wabah Virus Covid-19 yang sedang marak diberitakan.

Selain berjualan secara keliling, pelanggan jamu Mak’e juga dapat memesan melalui media online WhatsApp sehingga produk jamunya banyak digandrungi oleh masyarakat luas.

Masyarakat kini mulai berbondong-bondong membeli jamu Mak’e dikarenakan khasiat jamu ini salah satunya dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga dapat mencegah dari virus covid-19.

Saat ditemui pendamping Mustahik Pengusaha LPEM BAZNAS yakni Anwar Sugandi mengatakan bahwa ibu Suntiyem mampu menyediakan jamu dengan ukuran botol 250 ml, 500 ml, hingga ukuran jerigen sesuai permintaan konsumen.

Akibat melonjaknya permintaan jamu dalam 1 bulan terakhir, omset dari penjualannya cukup meningkat hingga 100% dari hari biasanya. Kini proses produksi Jamu Mak’e mulai dibantu oleh saudara serta anak-anaknya untuk mengakomodir kebutuhan dari konsumen.

BAZNAS

LPEM

MustahikPengusaha

SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment