Sukabumi (9/6), Dua kelompok binaan program Lumbung Pangan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS yakni kelompok Tani Sari Alam dan Riung Gunung yang bertempat di Kp. Cibatu Lana Jaya RT 001/RW 002, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, membeli 20 unit Hand Sprayer dalam upaya budidaya padi organik.

Hand sprayer ini merupakan alat praktis yang dapat digunakan oleh petani untuk menyemprotkan cairan pembasmi hama tanaman dan pupuk cair. Meski penggunaan alat ini membutuhkan waktu dan tenaga lebih, akan tetapi alat ini dapat memaksimalkan kegiatan budidaya pertanian di kelompok tersebut.

Menurut ketua kelompok Tani Sari Alam, Bapak Nasir (44), bahwa dana yang digunakan untuk pembelian hand sprayer ini merupakan dana yang didapat dari keuntungan penjualan beras pada program beras zakat fitrah yang saat itu dipercayakan oleh BAZNAS kepada kelompok tani binaan.

Dalam pengadaan alat hand sprayer, sebelumnya kelompok tani sudah memiliki 8 unit, sebagai bentuk Pengadaan sarana produksi hand sprayer ini bertujuan untuk keberlangsungan usaha budidaya padi organik, maka dibeli kembali 20 alat hand spriyer lainnya dengan dua model yang bebeda, yakni elektrik dan manual.

“Petani dalam membudidayakan padi organik ini adalah kurangnya alat semprot, karena kunci keberhasilan budidaya berada pada intensifnya penyemprotan secara berkala.” Ujar Pak Nasir

Dengan adanya tambahan alat semprot ini diharapkan dapat mempermudah petani dalam melaksanakan kegiatan budidaya yang dijalankan, sehingga yang pada awalnya satu alat semprot biasa dipakai oleh 5-6 orang sekarang pemakaiannya bisa lebih efektif karena satu semprotan bisa 2-3 orang.

#LPEM
#BAZNAS
#LUMBUNGPANGAN
#SEMESTAKEBAJIKANZAKAT

Leave a Comment