Masih soal COVID-19 dan dampaknya bagi pelaku UKM saat ini. Status pandemi yang belum juga terlihat kapan ini akan berakhir, membuat pelaku UKM semakin hari semakin terpuruk lantaran sepi pembeli. Kondisi ini terjadi salah satunya kekhawatiran dan ketidakpercayaan konsumen terhadap pedagang atau pelaku UKM itu sendiri mengenai kebersihan tempat produksi maupun makanan yang dijual.

Sebagai pelaku UKM yang harus beradaptasi dengan kondisi apapun, maka UKM binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS dibimbing bukan hanya memahami cara berjualan yang higienis, namun juga harus mampu memberikan edukasi terhadap pelanggan.

Berkenaan dengan kasus ini, edukasi yang dilakukan oleh BAZNAS ini dengan memberikan sosialisasi terkait cara pencegahan COVID-19 dan menempelkan poster yang berisi materi pencegahan COVID-19 di area produksi serta pemberian Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, hand sanitizer, tempat cuci tangan, penutup kepala dan celemek.

“Hal ini merupakan salah satu bentuk perhatian BAZNAS kepada pelaku UKM yang terdampak akibat penyebaran COVID-19. Juga mendorong para UKM tetap melakukan prosedur pencegahan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan pemasaran efektif” ujar Deden Kuswanda, PLT. Kepala LPEM BAZNAS

LPEM saat ini menerapkan protokol pencegahan COVID-19 oleh pelaku UKM. Dengan dijalankannya protokol tersebut, diharapkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap pelaku UKM dapat kembali membaik sehingga konsumen tidak ragu untuk membeli barang maupun makanan dari pelaku UKM Binaan BAZNAS.

BAZNAS

BaznasTanggaCovid-19

LPEM

SemestaKebajikanZakat

Leave a Comment